Rabu, 03 Agustus 2022

Sungai Brayeun

Kede Mie Aceh Leupung

Mie Leupung.
Mie khas Aceh ini, sangat terkenal di Aceh.
Rasa Acehnya... Waah, mantap...

Kede Mie Leupung adalah salah satu destinasi kami minggu lalu. Letak kedainya sekitar 15 km dari pusat kota Banda Aceh di desa Leupung. Jalan menuju kesana disuguhkan pemandangan pantai pantai lintas barat nan indah lho. Jadi sekalian makan, sekalian cuci mata, yeiyy. Kedai ini berada di kanan jalan kalau dari arah Banda Aceh. Setelah jalan luruuus yang panjang, nanti ada satu rumah yang berdiri sendiri. Kanan kirinya memang masih sepi belum ada rumah. Jadi kami sarankan kalau yang belum pernah kesana sih jalannya pelan-pelan aja, supaya ga kelewatan berhentinya. Hehe.

Eh kok 'kami' sih? Iya, destinasinya bareng mas tercintaa.. :D

Kami sengaja pergi pagi sih, biar belum terlalu rame pengunjung. Soalnya beberapa kali kesini pasti rame. Hmm...

Karena pass banget kali ini lagi sepi, kami langsung pesaan.
Menu disini kurang lebih begini nih :
- mie kepiting
- mie udang
- mie cumi
- dll.

Nah kalau menu favoritnya disini mie kepiting loh... Mantaaap kepitingnya gedhe... Nyaam...

Pokoknya kalau ke Aceh jangan sampai kelewatan deh gak makan disini. Rasa Acehnya, Leupung bangeet... ;)

See yaa...

-f-

Jumat, 17 Mei 2013

Touring Pertamaku - MUNAS FBI

Ini pertama kalinya aku jalan bareng rombongan clubku. Jogja Blade Community. Tujuan kami adalah mendatangi acara Musyawarah Nasional Federasi Blade Indonesia di Tawangmangu. Acara ini diadakan di salah satu villa yang sudah menjadi langgangan FBI untuk melakukan rapat-rapat penting. :) Kebetulan tempatnya lumayan sih rapi, asik, tidak terlalu terpencil dan halamannya lebar. Cocok untuk mengadakan kegiatan club yang butuh tempat parkir. Hmm, tapi sedikit horor sih terutama kamar mandinya.

Kebetulan acara tersebut bebarengan dengan acara Jambore Nasional Federasi Supra Indonesia (Jamnas FSI). Jadi, ketika jalan menuju ke Tawangmangu, kami banyak bertemu dengan rombongan saudara-saudara supra. Di jalan kami ada troubel dengan motor salah satu anggota. As rodanya patah. Jadi motor harus ditinggal di kantor polisi. Keesokan harinya harus dibenarkan di bengkel terdekat. 

Sebelum acara rapat dimulai, kami menyempatkan diri jalan-jalan ke atas. Sambil menembus kabut tebal, udara dingin seger, pemandangan sejuk. Terus sampai melewati perbatasan jawa timur kami berfoto-foto ria. 


Kembali dari jalan-jalan sore yang seger, kami memulai acara rapat besar Federasi Blade Indonesia. Hmm, sebenernya waktu itu namanya masih Blade Tanah Air atau dikenal dengn BeTA. Tapi, pas rapat di sana banyak yang gak setuju dengan nama itu , dari banyak nama yang diusulkan ada pendapat dari Bro Ferdy RHBC Jakarta yang mengusulkan nama Federasi Blade Indonesia atau Assosiasi Blade Indonesia. Akhirnya setelah melalui perdebatan sengit pemilihan nama, diputuskan nama dari kumpulan club blade se-Indonesia ini adalah Federasi Blade Indonesia (FBI) ehm yang ini penting diperhatikan, dibaca eF-Be-I  jangan baca eF-Bi-Ay. Oke? arena kita Blade Indonesia yang cinta tanah air bro... Hehe.

Setelah pemilihan nama, dilanjutkan dengan pemilihan ketua sementara dan pengurus pusat sementara FBI. Terpilihlah Bro Herman RHBC sebagai ketua, Bro Apry CHBD sebagai sekretaris dan Bro Teguh sebagai Bendahara FBI. Selamat... Selamat... Plok plok plok... :) Pada hari itulah FBI berdiri. Dan pada saat itu juga club yang datang untuk tanda tangan adalah club-club pendiri FBI. 

Tak terasa, sudah dini hari dan kami harus istirahat menyiapkan fisik untuk pulang ke kota masing-masing terutama yang dari jauh. Kami tidur lelap sampai pagi, kemudian persiapan untuk gaas pool pulaang... :) 

Senang tak terhingga bisa ketemu dengan saudara-saudara club blade se-tanah air :) Kapan-kapan ketemu lagi ya guys... Hehe. (Fal)



Selasa, 14 Mei 2013

Jogja Blade Community

Sebuah perkumpulan orang-orang pengguna motor blade di Jogja. Awalnya saya terjerumus di dunia ini sih karena patah hati. Tapi selanjutnya malah jadi semacam ketagihan. Karena kebetulan hobiku jalan-jalan. Dan kegiatan dalam clubku ini sangat sesuai dengan hobiku.

Banyak orang yang berfikiran negatif tentang pergaulan dalam komunitas motor. Ada yang bilang dekat dengan miras, dekat dengan godaan cewek-cewek sexy yang pamer aurat, dekat dengan hura-hura, kekerasan, dll. Tapi alhamdulillah club saya ini lain daripada yang lain. :) Kebanyakan dari kami adalah mahasiswa yang notabenenya emang suka motor. Gak cuma modif, jalan-jalan juga tapi bukan orang-orang yang suka balap liar. Kami hanya sering ngumpul, berbagi pengalaman, berbagi suka, duka, dll. Waktu kumpulnya juga sudah ditentukan yaitu setiap malam rabu dan malam minggu. Walaupun begitu, bagi  kami perkuliahan, pekerjaan, keluarga tetap nomor 1. Khusus buat aku, kegiatan ini semacam tempat pelarian kalo  lagi galau, lagi suntuk, lagi pengen jalan-jalan. Dan untungnya komunitas kami tidak mengikat mengharuskan untuk mengikuti semua kegiatan.

Bladies adalah sebutan anggota komunitas blade / pengendara blade yang berjenis kelamin perempuan.  Untuk pengendara laki-laki sering mendapat sebutan sebagai blader. Di komunitas inilah saya merasa dapat menyalurkan hobi tanpa takut akan pergaulan yang tidak benar.

Banyak hal yang membuat saya nyaman disini. Karena saya merasa dilindungi oleh mereka. Karena saya seperti memiliki keluarga di tanah rantau. Dan saling mengingatkan jika kita lalai. Memberi nasihat jika kita melakukan kesalahan. Trust us! We're different! Saya bangga jadi member JBC ;)